Pertemuan Rutin Gapoktan Ponjong Bahas Pupuk, Bantuan Benih, dan Persiapan Musim Tanam

Wakhid Aryanto 29 September 2026 08:32:09 WIB

Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Ponjong melaksanakan pertemuan rutin pada Senin (28/09/2026) pukul 13.00 WIB bertempat di Aula Balai Kalurahan Ponjong. Pertemuan dihadiri oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kapanewon Ponjong, Ulu-Ulu Kalurahan Ponjong, serta pengurus dan anggota Gapoktan Ponjong, termasuk Kelompok Wanita Tani (KWT).

Pertemuan rutin tersebut menjadi wadah koordinasi dan penyampaian informasi terkait berbagai hal yang berkaitan dengan kegiatan pertanian di Kalurahan Ponjong. Sejumlah agenda penting dibahas, mulai dari rencana kebutuhan pupuk hingga persiapan menghadapi musim tanam mendatang.

Salah satu pembahasan utama adalah Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) pupuk tahun 2026. RDKK menjadi bagian penting dalam perencanaan kebutuhan pupuk bagi kelompok tani agar pemenuhan kebutuhan sarana produksi pertanian dapat dilakukan secara lebih terarah.

Selain itu, disampaikan pula informasi mengenai bantuan benih padi PM AAS untuk Kalurahan Ponjong yang merupakan program dari Kementerian Pertanian. Bantuan benih tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan budidaya tanaman pangan dan membantu petani dalam mempersiapkan musim tanam.

Dalam pertemuan juga dibahas mengenai prakiraan kondisi cuaca dan musim. Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam forum, musim hujan diperkirakan mulai terjadi pada pertengahan hingga akhir Desember. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian petani dalam menentukan waktu dan pola tanam, terutama dalam menghadapi periode kemarau yang lebih panjang.

Para peserta juga mendapatkan penekanan untuk mengaktifkan kembali pertemuan kelompok tani (poktan) di masing-masing padukuhan. Pertemuan poktan dinilai penting sebagai sarana komunikasi, koordinasi, penyampaian informasi pertanian, serta pembahasan berbagai permasalahan yang dihadapi petani di tingkat padukuhan.

Melalui pertemuan rutin Gapoktan Ponjong ini, diharapkan koordinasi antara pemerintah kalurahan, penyuluh pertanian, pengurus kelompok tani, dan para petani semakin baik. Dengan komunikasi yang aktif, berbagai program pertanian serta informasi yang berkaitan dengan musim tanam dapat disampaikan secara lebih cepat dan tepat kepada para petani.

Belum ada komentar atas artikel ini, silakan tuliskan dalam formulir berikut ini

Formulir Penulisan Komentar

Nama
Alamat e-mail
Kode Keamanan
Komentar
 
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
Galeri Foto
Statistik Kunjungan
Hari ini
Kemarin
Total Visitor
Media Sosial